BERITA VIRAL

    26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat

    (net)

    Sebagian khasiat dari tanaman-tanaman itu sudah dibuktikan melalui uji Klinis dan hasilnya positif.
    Tidak semua bagian dari tanaman obat bisa dimanfaatkan sebagai bahan ramuan obat. Misalnya, tanaman jahe, kunyit, dan temulawak hanya bagian rimpang-nyalah yang berkhasiat. Nenas, jeruk nipis, dan belimbing lebih banyak dimanfaatkan buahnya untuk obat. Bagian tanaman berguna lainnya kulit batang, akar, biji, getah, dan daun.
    Di antara bagian tanaman itu tampaknya daun merupakan bagian yang paling banyak dipakai. Untuk mengenal lebih banyak lagi daun-daun berkhasiat obat, Berikut ini adalah 26 jenis tanaman tersebut:

    1. Daun Bakung
    Nama latin : Crinum asiaticum
    Nama Lain : Semur, dausa, pete, fete-fete
    Deskripsi : Herba, tinggi sekitar 1,5 m. Daun tunggal, lanset, panjang 32 – 120 cm, lebar 3 – 10 cm, tebal, tepi rata, pangkal daun tumpul dan ujung meruncing.
    Khasiat : Peluruh keringat dan obat luka
    Kandungan : Tiramin
    Cara : Untuk obat luka, daun ditumbuk, dicampur madu dan dioleskan pada luka.

    2. Daun Bayam Duri
    Nama latin : Amaranthus spinosus
    Nama Lain : Hayum keri, senggang cucuk, taruyak lakek
    Deskripsi : Tanaman terna, berumur setahun, tinggi 0,4—1,5 m. Batang berduri. Daun tunggal, tersusun tersebar di sekeliling batang. Bentuk daun bulat telur memanjang, ujung dan pang-kalnya runcing. Daun berwarna hijau.
    Khasiat : Obat radang saluran pernapasan, wasir, demam
    Kandungan : Amarantin, rutin, kalium nitrat, piridoksin, zat besi, garam fosfat, vitamin A, C, dan K.
    Cara : Seperempat genggam daun dicuci bersih, digiling dengan 3 sendok makan air masak dan garam sedikit. Lumatan ini diperas dan disaring. Cairan diminum sehari 2 kali.

    3. Daun Bunga Santan
    Nama latin : Clitoria ternatea
    Nama Lain : Kembang Telang
    Deskripsi : Tanaman merambat, berbunga biru. Daun majemuk bersirip, tepi rata, bentuk bulat telur. Wama daun hijau
    Khasiat : Obat bisul dan jerawat, obat pembasuh mata
    Kandungan : Asam arachidic, linoleat, oleat, miristat, palmitat, dan stearat
    Cara : Untuk membasuh mata digunakan rendaman daun.

    4. Daun Ciplukan
    Nama latin: Physalis angulata
    Nama Lain : Cecendet, kopok-kopokan, Ceplukan
    Deskripsi : Tanaman perdu semusim, setinggi kurang lebih 1 meter. Berdaun tunggal, bulat telur dengan ujung runcing. Panjang daun 5—25 cm, lebar 2,5—18 cm. Warna daun hijau.
    Khasiat : Obat sakit tenggorok, batuk rejan, gondongan, dan bisul
    Kandungan : Daun mengandung asam klorogenat, kulit buah mengandung C27H44O-H2O1 dan di dalam bijinya ada elaidic acid
    Cara : Untuk obat bisul, setengah genggam daun dicuci dan digiling halus. Tumbukan itu ditempelkan di bisul dan sekelilingnya. Sedang untuk penyakit lain tidak cukup daunnya saja, namun seluruh bagian tanaman sebanyak 9—15 gram direbus, dan airnya diminum.

    5. Daun Cincau
    Nama latin : Cyclea barbata
    Nama Lain : Camcao, Cingcau
    Deskripsi : Tanaman terna membelit, tinggi sekitar 6 m. Daun tunggal, bentuk bulat perisai dengan ujung runcing, pangkal tumpul, dan tepi rata. Permukaan daun berbulu, pertulangan menyirip, dan warna hijau.
    Khasiat : Obat radang lambung, tekanan darah tinggi, tifus dan demam
    Kandungan : Polifenol, karbohidrat, saponin, flavonoida, dan lemak
    Cara : Untuk obat radang lambung, 50 gram daun segar dicuci lalu ditumbuk sampai lumat. Tambahkan 4 gelas air matang, kemudian diremas-remas, diperas dan disaring. Diamkan sampai mengental dan tambahkan 5 diminum sehari 3 kali, pagi, siang, dan malam.

    6. Daun Duduk
    Nama latin : Desmodium triquetrum
    Nama Lain : Genteng cangkeng
    Deskripsi : Perdu menahun yang tumbuh tegak setinggi 0,5—1 m. la juga bisa menjalar sepanjang 3 m, bila ada sesuatu yang dijalari. Daunnya tunggal, lonjong dengan ujung runcing, tersusun berseling pada batang. Panjang daun 10—12 cm, lebar 1,5—2 cm. Warnanya cokelat hingga hijau tua.
    Khasiat : Obat wasir dan sakit pinggang
    Kandungan : Asam kersik, kalium, dan tanin
    Cara : Untuk obat wasir, daun lebih dahulu dikeringkan dan ditumbuk menjadi serbuk kasar. Serbuk sebanyak 15—20 gram diseduh dengan 300 cc air panas hingga arut, lalu diminum seluruhnya. Sehari cukup satu gelas.

    7. Daun Encok
    Nama latin : Plumbago zeylanica
    Nama Lain : Ki Encok, kareka, oporio
    Deskripsi : Tanaman perdu tahunan, tinggi kurang lebih 2 m. Daun tunggal, tersusun berselang-seling di batang. Tepi rata, permukaan licin. Ukuran daun panjang 3—7 cm, lebar 2—3 cm.    Warna hijau
    Khasiat : Obat encok dan penihg
    Kandungan: Saponin, flavonoid, dan polifenol.
    Cara : Kurang lebih 15 gram daun segar ditambah satu sendok makan kapur ditumbuk hingga lumat, lalu dibalurkan pada bagian tubuh yang sakit.

    8. Daun Jintan
    Nama latin : Coleus amboinicus
    Nama Lain : Ajiran, daun kambing, kutu etu, daun jinten
    Deskripsi : Tanaman semak semusim, menjalar. Daun hijau muda, berdaging, bersifat mudah patah. Tepi daun beringgit Panjang 6,5—7 cm, lebar 5,5—6,5 cm
    Khasiat : Obat sariawan, batuk, perut mulas, dan sakit gigi
    Kandungan : Minyak asiri, saponin, flavonoid, dan polifenol
    Cara : Tujuh lembar daun dicuci, dikunyah perlahan, dan cairannya ditelan.

    9. Daun Katuk
    Nama latin : Sauropus androgynus
    Nama Lain : Karekur, simani, cengkok manis
    Deskripsi : Tanaman perdu setinggi 2,5—5 m. Daun majemuk.   Anak daun berbentuk bulat telur, ujung lancip, dan pangkalnya tumpul. Tepinya rata. Warna hijau
    Khasiat : Melancarkan ASI, obat demam, bisul, dan borok
    Kandungan : Saponin, flavonoid, dan tanin
    Cara : Biasa dikonsumsi sebagai sayuran. Untuk melancarkan ASI disiapkan 300 gram daun segar, direbus dengan 1,5 gelas air selama 15 menit. Setelah  ebusan dingin disaring dan diminum semuanya.

    10. Daun Lidah Buaya
    Nama latin : Aloe barbadensis
    Nama Lain : Aloe vera
    Deskripsi : Terna tegak berumur tahunan, tingginya 30—50 cm. Daun tunggal, berdaging tebal, dan bergetah kuning. Bentuk daun memanjang dan ujungnya runcing. Tepi berduri. Panjang daun mencapai 30—50 cm, lebar 2—5 cm. Warna daunnya yang hijau muda dihiasi bercak-bercak putih
    Khasiat :  Penyubur rambut, obat sakit kulit, penyembuh luka, peredam rasa panas pada luka bakar
    Kandungan : Aloin, barbaloin, polisakarida glukomanan, asam krisofan, dan enzim protease.
    Cara : Daun tertua dipotong dan dibuang kulit terluarnya. ‘Daging’ daun tersebut digosok-gosokkan di kulit kepala.

    11. Daun Lidah Ular
    Nama latin : Oldenlandia speciosa
    Nama Lain : Kermah, keci, kremah
    Deskripsi : Semak, menjalar, tinggi 20—50 cm. Daun tunggal, tersusun berhadapan sepasang-sepasang. Tepi daun rata, panjang 1,5—2 cm. Warna daun hijau dan ujung runcing
    Khasiat : Obat tumor
    Kandungan: saponin, flavonoid, polifenol, triterpen, polisakarida, glikosida antrakuinon, asam stearat, asam oleanolat, asam trans p-kumarat
    Cara : Daun 45 gram, dicampur akar lalang 15 gram, gula merah 100 gram, dan air 3.000 cc. Bahan tersebut direbus hingga cairan tinggal 200 atau 300 cc. Air rebusan dibagi untuk 3 kali minum.

    12. Daun Lobelia
    Nama latin : Lobelia inflata
    Nama Lain : –
    Deskripsi : Semak, semusim, tinggi 10—40 cm. Daun tunggal bentuk bulat telur, ujung dan pangkal tumpul, tepi bergerigi. Tulang daun menyirip, warna hijau, panjang 3—5 cm, dan lebar 1,5—2,5 cm
    Khasiat : Obat batuk dan obat sesak. napas
    Kandungan : Alkaloid, tanin, dan flavonoida
    Cara : Untuk obat batuk, dipakai 7 gram daun segar, direbus, dengan 1 gelas air selama 15 menit. Kemudian diperas dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

    13. Daun Meniran
    Nama latin : Phyllanthus niruri
    Nama Lain : Memeniran, Gosau na dungi, Gosau madungi roriha, Daun gendong anak.
    Deskripsi : Tanaman terna, tumbuh pada tempat lembap dan berbatu, tumbuh tegak, tinggi sekitar 50 cm. Bercabang terpencar dengan daun majemuk berseling, bentuk bulat telur sampai memanjang, ujung tumpul. Warna daun hijau tua, panjang 1,5 cm, lebar 7 mm, dan tepi daun rata
    Khasiat : Obat sakit kuning, peluruh air seni, penambah nafsu makan, malaria, epilepsi, dan demam
    Kandungan : Filantin, damar, tanin, kalium, dan mineral
    Cara : Untuk obat malaria, 7 batang meniran lengkap ( akar, batang, daun dan bunga) dicuci dan kemudian ditumbuk halus. Setelah ditumbuk, direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih. Hasil rebusan disaring dan diminum 2 kali sehari.

    14. Daun Nilam
    Nama latin : Pogostemon cablin
    Nama Lain : Dilem
    Deskripsi : Tanaman semak, tinggi 1—2 m. Daun tunggal, tepi bergerigi, bulat telur. Tulang daun menyirip, permukaan berbulu, panjang 6—7 cm, lebar 5—6 cm. Permukaan atas daun hijau, sedangkan bawah hijau keunguan.
    Khasiat : Obat disentri dan penghilang bau keringat
    Kandungan : Minyak asiri
    Cara : Untuk penghilang bau keringat, 100 gram daun segar dicuci, direbus dengan 10 liter air selama 15 menit. Hasil rebusan digunakan untuk mandi.

    15. Daun Patikan Kebo
    Nama latin : Euphorbia hirta
    Nama Lain : Biji kacang, nanangkaan, gendong anak, sosononga
    Deskripsi : Herba, tinggi sekitar 50 cm, Daun tunggal, berhadapan, lanset, pangkal dan ujung runcing. Tepi daun bergerigi, permukaan atas dan bawah berbulu, pertulangan menyirip, panjang 5—50 mm, lebar 0,7—1 mm, warna hijau keunguan
    Khasiat : Anti inflamasi, peluruh air seni, obat batuk, dan sariawan
    Kandungan : Myricyl alkohol, taraxerol, friedlin, betha amyrin, euforbol, triterpenoid eufol, tirukalol, triaconthan, xanthormine, eufosterol, asam galik, flavoid, tanin
    Cara : Untuk obat batuk, 20 gram daun segar dicuci dan direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit. Hasil sebanyak 1/2 gelas, pagi dan sore hari.

    16. Daun Pecut Kuda
    Nama latin : Stachytarpheta jamaicensis
    Nama Lain : Jarong, biron, karu menar, sekar laru
    Deskripsi : Tanaman terna tahunan, tumbuh tegak, tinggi sekitar 50 cm. Daun letak berhadapan, bentuk bulat telur, warna hijau, tepi bergerigi.
    Khasiat : Obat infeksi dan batu saluran kencing, rematik, sakit tenggorokan, hepatitis A.
    Kandungan : Glikosida dan alkaloid
    Cara Penggunaan : Untuk hepatitis A, 5—10 batang (berikut daun dan bunga) direbus. Hasil rebusan ditambah gula batu dan diminum 2 kali sehari.

    17. Daun Saga Telik
    Nama latin : Abrus precatorius
    Nama Lain : Thaga, seugew, kundi, kanderi, walipopo
    Deskripsi : Tanaman terna membelit, merambat, panjang 2,5 m. Daun majemuk, berselang-seling. Jumlah anak daun 8—18 pasang dengan bentuk bulat telur, warna hijau, ujung meruneing, dan pangkal bulat. Tepi daun rata, panjang 6—25 mm, lebar 3—8 mm. Hati-hati dengan bijinya karena tanaman ini termasuk ke dalam jenis tanaman beracun.
    Khasiat : Obat sariawan, obat batuk dan radang tenggorokan
    Kandungan : Alkaloid, seperti abralin, abrasin, abrin, precasine precatorine Selain itu juga mengandung asam gallic, glycyrrhizin, metil salisilat, dan trigonelin
    Cara : Untuk obat sariawan, 15 gram daun segar dicuci dan ditumbuk sampai lumat, ditambah 1/2 gelas air matang kemudian diperas dan disaring. Hasil saringan diminum.

    18. Daun Sambiloto
    Nama latin : Andrographis paniculata
    Nama Lain : Ki oray, takilo
    Deskripsi : Herba semusim dengan ketinggian sampai 50 cm. Daun tunggal, memanjang, tersusun bersilang berha­dapan di batang. Daun berujung runcing, panjangnya 5 cm, lebar 1,5 cm. Warna hijau agak mengkilap.
    Khasiat : Obat TBC, batuk rejan, radang paru
    Kandungan : Lakton dan flavonoid
    Cara : Untuk mengobati TBC, daun kering ditumbuk hingga menjadi serbuk: Serbuk dicampur dengan madu dan dibuat pil sebesar 0,5 cm. Tiap hari pil diminum 2—3 kali, dan setiap kali 15—30 butir.

    19. Daun Selasih
    Nama latin : Ocimum basilicum
    Nama Lain : Telasih, solanis
    Deskripsi : Terna semusim, tegak, bercabang bagian atas, berbau harum, tinggi 50—80 cm. Daun tunggal berhadapan, bertangkai dengan panjang 0,5—2 cm, bentuk bulat telur sampai memanjang. Permukaan daun berambut halus, tulang daun menyirip dan tepi bergerigi, panjang 3,5—7,5 cm, lebar 1,5—2,5 cm dan warna hijau tua.
    Khasiat : Obat demam dan sakit kepala, peluruh haid, peluruh air susu ibu, obat nyeri lambung, obat gangguan percernaan, serta obat rematik.
    Kandungan : Minyak asiri, seperti ocimene, alpha-pinene, eucalyptole, linalool; geraniol, eugenol metil eter
    Cara : Untuk obat demam, 15 gram daun segar direbus. Hasil rebusan diminum dua kali sehari, pagi dan sore.

    20. Daun Senggani
    Nama latin : Melastoma malabathricum
    Nama Lain : Harendong, sendudok, kluruk, kemanden
    Deskripsi : Tanaman perdu, tegak bercabang, tinggi sekitar 4 m. Daun tunggal, berhadapan, bertangkai, bentuk bulat. telur sampai memanjang, warna hijau. Tepi daun rata, ujung dan pangkal runcing, panjang 2—20 cm, lebar
    Khasiat : Obat diare, disentri, hepatitis, melancarkan ASI, obat radang usus, sariawan
    Kandungan : Tanin
    Cara Menggunakan : Untuk obat diare, 2 gram daun segar dicuci, ditambah garam dapur secukupnya. Kunyah daun tersebut dan airnya ditelan.

    21. Daun Seribu
    Nama latin : Achillea millefolium
    Nama Lain : Godong sewu, Daun hidung berdarah, Gandana, Momadra
    Deskripsi : Tanaman terna, tingginya sampai 45 cm. Daunnya majemuk, menyirip ganda. Tepi daun bercangap, ujung membulat atau tumpul, dan pangkal menyempit. Daun kecil-kecil, panjang 2—3,5 cm, lebar 1—4 cm.
    Khasiat : Obat nyeri haid dan sakit perut.
    Kandungan : Minyak asiri, saponin, flavonoid, dan polifenol.
    Cara : Untuk nyeri haid, 20 gram daun segar, dicuci, direbus dengan segelas air selama 15 menit. Setelah dingin rebusan disaring dan airnya diminum semua.

    22. Daun Sirih
    Nama latin : Piper betle
    Nama Lain : Seureuh, cambai, belo
    Deskripsi : Tanaman merambat. Daun bulat, memanjang. Pangkalnya berbentuk seperti jantung, sedangkan ujungnya runcing. Tepi daun rata. Permukaannya licin serta berlekuk-lekuk oieh tulang daun yang tersusun menyirip. Ukuran panjang 5—8 cm, lebar 2—5 cm.
    Khasiat : Obat bronchitis, sariawan, keputihan, antiseptik, pengharum napas, dan deodoran.
    Kandungan : Minyak asiri, kavikol, hidroksikavikol, kavibetol, alilpirokatekol, karvakrol, eugenol, eugenol metil eter, psimen, sineol, kariofilen, kadinen, estragol, terpenena, seskuiterpena, fenil propana, tanin, diastase, gula, dan pati.
    Cara : Tujuh lembar daun ditambah sepotong gula batu direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih dan cairan tinggal satu gelas. Cairan ini diminum sehari 3 kali, masing-masing 1/3 gelas.

    23. Daun Tapak Liman
    Nama latin : Elephantopus scaber
    Nama Lain : Talpak lana, elephant’s foot
    Deskripsi : Tanaman semak semusim, tingginya 60 — 75 cm. Daun tunggal berbentuk jorong, tepi bergerigi dengan ujung tumpul. Ukuran daun panjang 15—25 cm dan lebar 5—7 cm. Permukaan daun kasap dan berbulu. Tulang daun menyirip. Warna daun hijau.
    Khasiat : Obat sariawan, mencret, dan batuk.
    Kandungan : Saponin, flavonoid, dan polifenol.
    Cara : Untuk mengobati mencret digunakan 30 gram daun segar, dicuci, dan direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit. Air rebusannya diminum dua kali sehari — pagi dan sore — sebanyak setengah gelas.

    24. Daun Tempuh Wiyang
    Nama latin : Emilia sonchifolia
    Nama Lain : Patah kemudi, sandilan
    Deskripsi : Herba, tegak setinggi kurang 40 cm. Daun tunggal berbentuk lanset. Ujung daun runcing dan tepinya bertoreh. Panjang daun 3—14 cm, lebar 2—3,5 cm. Permukaan daun berbulu.
    Khasiat : Obat peluruh air seni, mastitis, radang telinga, dan sariawan.
    Kandungan : Kandungan: Saponin, flavonoid, dan polifenol.
    Cara : Untuk peluruh air seni, 30 gram daun segar dicuci dan direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit. Hasil rebusan diminum sehari 2 kali — pagi dan sore.

    25. Daun Tempuyung
    Nama latin : Sonchus arvensis
    Nama Lain : Galing, Field Sow Thistle
    Deskripsi : Tanaman terna menahun, tingginya mencapai 1—2 meter. Daun tunggal, tersusun melingkar membentuk roset. Daun tersebut lonjong dan lanset, bertepi rata, ujung runcing, dan pangkal bertoreh. Panjang daun 5—50 cm, lebar 5—10 cm. Wamanya hijau.
    Khasiat : Penghancur batu ginjal, peluruh air seni
    Kandungan : Kalium, alfa lactucerol, manitol, inositol, silika, flavonoid, tarak-sasterol
    Cara : Daun tempuyung segar 3 lembar direbus dengan 2 gelas air hingga mendidih. Rebusan dibiarkan sampai cairan tinggal separuh, lalu disaring dan diminum untuk sekali minum. Sehari perlu diminum 3 kali.

    26. Daun Ungu
    Nama latin : Graptophyllum pictum
    Nama Lain : Pudin, temen, handeleum, kadi-kadi, dongo-dongo
    Deskripsi : Tanaman perdu, tinggi sekitar 2 m. Daun tunggal berhadapan, bentuk bulat telur, tepi rata. Pertulangan daun menyirip, permukaan atas mengkilap, panjang 15—25 cm, lebar 5—11 cm, warna daun ungu sampai ungu tua.
    Khasiat : Obat wasir
    Kandungan : Saponin, flavonoid, dan tanin
    Cara : Untuk obat wasir, 20 gram daun segar direbus dengan 2 gelas air selama 25 menit. Hasil rebusan setelah dingin disaring dan diminum dua kali sehari, pagi dan sore.



    Sumber: ngasih.com

    0 Response to "26 Jenis Daun Tanaman yang Berkhasiat Untuk Obat"

    Post a Comment

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel